Elemen fasad punya nasib yang berat. Beda dengan plafon yang adem di dalam ruangan, cladding dan screen kena hujan, panas, debu, dan polusi tanpa henti sepanjang tahun. Material dari Prometama memang dibuat buat kondisi itu, tapi perawatan ringan tetap bikin usianya lebih panjang dan tampilannya jauh lebih bagus.
Kabar baiknya, perawatan fasad metal nggak seribet yang dibayangkan. Nggak perlu dicat ulang tiap beberapa tahun seperti dinding plester, nggak perlu diberi antirayap seperti kayu. Yang dibutuhkan cuma pembersihan berkala dan sedikit perhatian di titik-titik tertentu.
Untuk pembersihan rutin, siram dengan air bersih lalu lap pakai kain lembut atau spons. Kalau ada noda membandel dari jejak air hujan atau debu yang menempel lama, tambahkan sabun cair netral. Hindari sabun cuci piring pekat, cairan pembersih porselen, atau apa pun yang mengandung bahan abrasif, karena itu bisa menggores lapisan cat.

Cukup air bersih dan kain lembut untuk perawatan rutin.
Sikat kawat dan steel wool adalah dua benda yang harus dijauhkan dari fasad kamu. Goresan yang ditimbulkan memang kecil, tapi begitu lapisan pelindung terbuka, di situlah air mulai masuk dan proses korosi dimulai. Untuk noda yang keras kepala, lebih baik direndam dulu dengan kain basah beberapa menit daripada digosok kasar.
Frekuensi pembersihan sebaiknya menyesuaikan lokasi bangunan. Di kawasan perkotaan dengan polusi tinggi atau area pesisir yang udaranya asin, dua sampai tiga kali setahun sudah bagus. Di lingkungan yang relatif bersih, sekali setahun biasanya cukup. Bangunan yang sisi fasadnya jarang kena guyuran hujan langsung justru butuh perhatian lebih, karena debu menumpuk tanpa pernah tersapu.
Sela-sela jalusi perlu dibersihkan lebih rutin.
Produk screen seperti Jalusi dan Louver Sunscreen butuh perlakuan ekstra karena punya banyak sela antar bilah. Debu, daun kering, dan sarang serangga suka mengendap di situ dan kalau dibiarkan bisa menghambat aliran udara. Semprotan air bertekanan sedang biasanya cukup buat membersihkan sela-sela ini tanpa perlu bongkar apa pun.
Selain permukaan panel, cek juga komponen pengikatnya. Bracket, baut, dan rangka penopang adalah bagian yang menahan seluruh beban fasad. Periksa apakah ada baut yang mulai longgar atau bracket yang bergeser, terutama setelah musim hujan berangin. Perbaikan di tahap awal jauh lebih murah dibanding menunggu panel benar-benar lepas.
Kalau ada goresan yang sampai menembus lapisan cat, tutup segera dengan touch-up paint yang warnanya sesuai. Jangan tunggu sampai muncul bercak karat, karena begitu korosi jalan, penyebarannya cepat dan akhirnya panel harus diganti. Kamu bisa minta rekomendasi kode warna ke tim Prometama supaya hasil tambalannya nggak belang.
Cara paling praktis adalah menjadwalkan pemeriksaan fasad barengan dengan perawatan bangunan lain yang sudah rutin kamu lakukan, seperti pengecekan talang sebelum musim hujan atau pembersihan plafon tahunan. Sekali naik, sekalian beres semua, dan fasad kamu tetap kelihatan seperti baru bertahun-tahun ke depan.